Namun, S&P tetap akan mempertimbangkan penurunan peringkat jangka panjang dan jangka pendeknya, jika pemerintah Jepang gagal mengubah laju utang dari kondisi saat ini.
Lembaga pemeringkat tersebut juga mengatakan akan memantau upaya Tokyo untuk meningkatkan posisi fiskal, termasuk rencana untuk menaikkan pajak penjualan nasional.
S&P juga mengatakan akan mempertahankan pandangan negatif terhadap penguasa Jepang, karena landasan kebijakan pemerintah yang lemah, defisit fiskal, deflasi berkelanjutan, populasi yang menyusut dan utang tinggi.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
Berita Sebelumnya:
- 15/02/2012 12:28 - iPad Hadapi Larangan Ekspor Ke Cina
- 15/02/2012 09:39 - Google "Menjiplak" Apple soal "Home Entertainment"
- 14/02/2012 10:36 - Standard & Poor`s Pangkas Peringkat 15 bank Spanyol
- 08/02/2012 09:06 - Mitsubishi Hentikan Produksi di Eropa
- 07/02/2012 13:38 - Laba Bersih UBS Jatuh,Bank Berhati hati

