MahadanaNews.com

Kebijakan Perdagangan Luar Negeri China Tetap

E-mail
(MahadanaNews) China akan terus berusaha taat agar beleid perdagangan luar negerinya stabil pada tahun ini, meskipun situasi perdagangan internasional gonjang-ganjing.

Deputi menteri perdagangan China Zhong Shan mengatakan China akan menghadapi tantangan-tantangan yang lebih besar sebab perdagangan internasional yang masih diliputi mendung hitam, serta mengerutnya permintaan dan persaingan yang kian tajam.

“China akan mempertahankan kebijakan perdagangan luar negeri yang sudah ditetapkan dan melangkah dengan kebijakan baru yang relevan,” Zhong berkata pada sarasehan perdagangan luar negeri di kota Nanchang in bagian tenggara provinsi Jiangxi seperti ditulis China Daily, Senin kemarin (20/2/2012).

Zhong mengatakan China juga akan selalu mengoptimasikan lingkungan dalam dan luar negeri perdagangan internasional, serta mempercepat restrukturisasi perdagangan supaya bisa memperbaiki kualitas dan efesiensi perdagangan.

Menurut data yang dirilis Administrasi Umum Pabean China, surplus perdagangan China pada 2011 mengkerut sebenar 14,5 persen year-on-year menajdi US$ 155,14 miliar, atau turun dari US$ 295,47 miliar pada tahun 2008, US$196,07 miliar pada 2009 dan US$183,1 pada 2010.

Perdagangan luar negeri China selama satu dekade terakhir memang terus menyeruak seperti air yang mengalir di celah bebatuan. Namun kini kondisi perdangan internasional juga terpengaruh krisis utang Eropa, dan Eropa adalah penyerap produk China terbesar di dunia. Mesin ekonomi China mungkin sudah terlalu lama ngebut dan mengalami overheating, sehingga perlu cooling down sekarang.



Kabarkan teman anda...