MahadanaNews.com

Jum'at, 3 September 2010

Headlines:

Ekspor, Impor China Febuari Lampaui Ekspektasi

(MahadanaNews) Pertumbuhan ekspor dan impor tahunan di China menepis ekspektasi di bulan Febuari, menggaris bawahi momentum yang menguat pada perekonomian terbesar ketiga di dunia ini.

Namun beberapa analis mengkhawatirkan implikasi atas kebijakan dalam reading angka-angka yang ada, yang dinilai mereka sulit untuk diprediksi karena adanya libur panjang Tahun Baru Imlek. Penurunan tahun ini di bulan Febuari dan di bulan Januari pada 2009.

"Pada kebijakan mata uang, China tidak aan melakukan pergerakan di kuartal pertama dengan indikasi yang masih belum stabil atas pertumbuhan ekonomi, seiring dengan data pada dua bulan pertama terdistorse dengan adanya Festival Musim Semi", ujar Zhu Jianfang, kepala ekonom makro di CITIC Securities Beijing.

Ekspor melonjak 45.7% di bulan Febuari dari setahun yang lalu, mengikuti pertumbuhan di bulan Januari sebesar 21.0%, sementara impor naik 44.7% setelah mencatat pertumbuhan sebesar 85.5% di bulan Januari, menurut General Administration of Customs pada hari Rabu(10/3).

Hasil surplus perdagangan bulan lalu sebesae $7.6 milyar, dibandingkan dengan Januari $14.2 milyar.

Ekonom mengestimasi surplus sebesar $8.0 milyar berdasarkan pada pertumbuhan ekpor 38.7% dan impor dibandingkan tahun lalu.