MahadanaNews.com

Jum'at, 3 September 2010

Headlines:

BOJ Putuskan Perpanjang Periode Pinjaman

(MahadanaNews) Bank of Japan (BOJ) memutuskan melakukan pengambilan suara pada hari Rabu(17/3) untuk memutuskan kebijakan moneter yang longgar ke depannya dengan meningkatkan jumlah persediaan pinjaman dengan suku bunga rendah bagi pasar keuangan, sebagai upaya untuk mendorong negara atas lemahnya permintaan private dan memerangi deflasi.

Dewan kebijakan bank mengatakan akan memberikan Y10 triliun dalam tiga bulan dengan fixed rate 0.1% bagi lembaga keuangan, di atas Y10 triliun yang ditawarkan pada bulan Desember.

Namun tidak semua anggota dewan merasa bahwa langkah pelonggaran lebih lanjut diperlukan mengingat semakin cerahnya prospek ekonomi Jepang yang mulai beranjak dari resesi. Dengan dua anggota dewan yang sependapat, Miyako Suda dan Tadao Noda, membuat suara 5-2.

"Bank mengakui bahwa hal tersebut merupakan tantangan penting bagi perekonomian Jepang untuk mengatasi deflasi dan mempertahankan pertumbuhan agar dapat terus berlanjut dengan harga yang stabil". Demikian pernyataan bank pada akhir pertemuan kebijakan yang berlangsung selama dua hari.

BOJ mengatakan bahwa keputusan untuk memperpanjang fasilitas pinjaman karena penyediaan dana operasional khusus sebesar Y6 triliun untuk membantu perusahaan-perusahaan mengumpulkan dana dengan batas waktu akhir bulan ini.

Pada pernyataan terpisah, BOJ mengatakan bahwa mereka tidak akan mentolerir deflasi namun kemungkinan akan terus berlanjut selama beberapa tahun mendatang. BOJ memprediksi deflasi akan berakhir pada tahun fiskal Maret 2012 dengan permintaan domestik yang tetap lemah sehingga akan membebani harga.

Reaksi pasar keuangan Tokyo atas keputusan BOJ tetap bergerak terkendali, dengan spekulasi para investor sebelumnya. Yen naik tipis terhadap dolar dengan aksi profit-taking, namun kembali turun, sementara harga saham tidak mengalami pergerakan yang cukup signifikan.


Â