Logam Rebound Di Asia: Tertolong Oleh Arbitrage

(MahadanaNews) Basis logam mengalami pemulihan minggu lalu di London Metal Exchange bursa Asia Senin ini, logam menguat tertolong oleh pembelian arbitrage yang stabil dikombinasikan dengan euro yang mengalami pelemahan sentimen.

Tembaga dan zink berada di outperformance, cukup besar di Shanghai premium Cina yang berpartispasi terhadap pembeli yang melakukan perdagangan metal diharga pembukaan 1,000 perlot untuk jam pertama.

Meskipun volume berkiurang, pembeli masih ada yang berminat, dengan tembaga turun 17% sejak awal Januari dan zink turun 26%.

"Ini merupakan level yang aman untuk konsumen melakukan pembelian," ujar trader yang berbasis di Seoul.

Bagaimanapun, logam saat ini masih menyaingi kekuatan Dollar, ujarnya, dengan euro duduki level $1.3635, tidak dibawah level $1.3582.

Di 0640 GMT, tembaga dalam 3 bulan berada dilevel $6,440/ton, naik $161 sejak Jumat kerb dengan harga 2,329 perlotnya. Di Shanghai Futures Exchange, tembaga mungkin da dilevel CNY52,640/ton, naik CNY760.

Deutsche Bank dalam notenya mengatakan, restocking metal di negara OECD sepertinya kecewa terhadap market dengan konten manufacturing berada dilevel rendah  dan inventori beberapa material berada di suklus lama.

"Kami percaya permintaan OECD tidak akan berkembang dirate yang lambat dari rate dasar; diartikan permintaan akan keluar dari pre-krisis level dengan cepat," ujarnya.

"Kami memperkirakan harga metal dipertengahan tahun 2010 akan memicu beberapa faktor terhadap permintaan physical market akan meningkat," ujarnya.