Sabtu, 20 Maret 2010

Headlines:

Dow Jones Ambles di Bawah 10.000

(MahadanaNews) Saham-saham di bursa Wall Street merosot, dengan indeks Dow Jones ditutup di bawah level psikologis 10.000, untuk pertama kalinya sejak November 2009.

Investor melepas saham-saham perbankan sehubungan dengan terus meningkatnya kekhawatiran seputar masalah utang negara-negara Eropa. Saham Bank of America merosot 3%, JPMorgan turun 2,2%. Indeks S&P Financial turun 2,2% dan indeks bank KBW turun 1,5%.

Kekhawatiran seputar masalah kesinambungan fiskal akibat besarnya utang dari Yunani, Portugal dan Spanyol telah mengguncang pasar saham dalam 2 pekan terakhir. Investor memilih meninggalkan aset-aset yang berisiko untuk sementara waktu.

"Pasar masih tertekan oleh kekhawatiran seputar Eropa dan saham-saham bank tertekan lebih besar karena kemungkinan mereka memiliki eksposure pada isu surat utang, terutama pada Yunani," ujar Frank Pavilonis, analis senior Lind-Waldock seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/2/2010).

Pada perdagangan Senin (8/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 103,84 poin (1,04%) ke level 9.908,39. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 9,45 poin (0,89%) ke level 1.056,74 dan Nasdaq melemah 15,07 poin (0,70%) ke level 2.126,05.

Saham-saham sektor finansial juga mendapatkan tekanan sehubungan dengan rencana Obama menerapkan aturan yang lebih ketat pada sektor ini guna meredam pengambilan risiko yang besar-besaran. Namun investor khawatir rencana tersebut justru akan menggerus laba dari perusahaan-perusahaan finansial.

Volume perdagangan di New York Stock Exchange mencapai 7,91 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar. (dtc)