(MahadanaNews) Minyak mentah Brent berakhir lebih rendah pada Jumat seiring investor membukukan keuntungan setelah kenaikan selama empat hari berturut-turut dan menyentuh kondisi overbought dimana telah mencapai $120 per barel.
Tapi minyak mentah Brent mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut, dengan harga meningkat karena kekhawatiran gangguan pasokan di Iran dan meningkatnya keyakinan bahwa Yunani akhirnya akan mengamankan kesepakatan utang bailout pada hari Senin.
Minyak mentah AS naik untuk hari ketiga berturut-turut, berakhir pada tingkat tertinggi dalam sembilan bulan, dan mencatatkan kenaikan minggu kedua beruntun.
Sejumlah data ekonomi optimis telah membantu memajukan harga minyak mentah AS, meskipun sebuah laporan pada hari Kamis dimana harga konsumen AS naik ke tertinggi dalam empat bulan pada Januari seiring lonjakan harga bensin menimbulkan kekhawatiran bahwa biaya energi yang lebih tinggi bisa memperlambat pemulihan ekonomi.
Di London, minyak mentah ICE Brent untuk pengiriman April menetap di $119,58 per barel, jatuh 53 sen atau 0,44%, setelah mencapai sesi tertinggi di $120,70, tertinggi sejak 15 Juni.
Untuk minggu ini, minyak mentah Brent naik $2,27, atau 1,94%, memperpanjang kenaikan untuk minggu keempat berturut-turut.
Minyak mentah AS untuk pengiriman Maret menetap di $103,24 per barel, naik 93 sen, atau 0,91%, melampaui penutupan $103,22 di 4 Januari dan membukukan penutupan tertinggi sejak kontrak minyak mentah bulan terdepan berakhir di $103,88 pada 10 Mei.
Untuk minggu ini, minyak mentah AS naik $4,57, atau 4,6%. Yang menandai kinerja terbaik sejak pekan 23 Desember, ketika kontrak bulan terdepan naik $6,15, atau 6,58%.
Dalam penyelesaian pasca perdagangan, minyak mentah Maret memperpanjang tertinggi hari itu, menyentuh $104,14, naik $1,83, yang tertinggi untuk kontrak bulan terdepan minyak mentah AS sejak tertinggi intraday 11 Mei 2011 di $104,60. Minyak mentah Maret berakhir pada Selasa.
Pelanggan utama minyak Iran di Eropa sudah membuat pemotongan substansial dalam impor menjelang sanksi Uni Eropa yang berlaku pada bulan Juli, mengurangi arus ke benua Eropa pada Maret oleh lebih dari sepertiga, sumber industri mengatakan.
Hal ini telah meningkatkan permintaan untuk penggantian barel dari Arab Saudi, Irak dan Rusia, yang menyebabkan harga lebih tinggi, meskipun tidak ada kekurangan pasokan yang sebenarnya.
Sementara itu, Yunani semakin lebih dekat untuk memenangkan paket penyelamatan kedua senilai 130 miliar euro ($170 miliar) seiring pejabat di Athena mengatakan Jerman optimis kesepakatan dapat dicapai meski keraguan mengenai apakah Yunani akan tetap menjalankan komitmennya.
Menteri keuangan zona Euro akan bertemu pada hari Senin, dan harapan bahwa mereka akan menandatangani sebuah kesepakatan bailout untuk Yunani meningkat setelah proposal diputuskan untuk menahan bagian dari perjanjian sampai setelah pemilihan umum Yunani yang diharapkan pada bulan April.
Harga juga didukung oleh lebih banyak bukti momentum pemulihan ekonomi AS. Data AS pada Kamis menunjukkan klaim pengangguran jatuh ke dekat terendah empat tahun, pertumbuhan solid dalam aktivitas pabrik di wilayah Atlantik Tengah AS dan kenaikan lebih cepat dari perkiraan di housing starts.
Â
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|

